Topeng Bali

Indonesia memiliki bermacam budaya, dan salah satu budaya khas Indonesia yaitu Topeng.

Topeng ini biasa dipergunakan sebagai atribut tarian, dan umumnya banyak kita jumpai di daerah Pulau Jawa. Namun di Bali pun memiliki beragam topeng. Mungkin dari antara kita banyak yang belum mengetahuinya.

Topeng Bali secara umum topeng terdapat 2 macam yaitu Topeng Bungkulan (topeng yang menutup seluruh wajah) dan Topeng Sibakan (topeng yang hanya menutupi sebagian wajah sehingga pemerannya dapat berdialog dalam melakukan tarian/menggunakan topengnya).

Beberapa tokoh topeng yang dimainkan :

  • Topeng pangelembar (topeng keras dan topeng tua),
  • Topeng penasar (abdi kerajaan),
  • Topeng ratu (raja/ratu),
  • Topeng bondres (rakyat)

Sedangkan dari segi dramatari yang dimainkan, seni tari topeng dibagi lagi menjadi :

  • Topeng pajegan, yaitu  topeng yang dimainkan hanya satu orang. Kata pajeg sendiri memiliki arti “borong” dalam bahasa Indonesia sehinga menjadi kata pajegan berarti borongan. Selain itu kata pajegan juga berarti sesajen yang di haturkan sedemikian rupa kepada para dewata.
  • Topeng panca, yaitu  topeng yang bisa dimainkan oleh 4 sampai 5 orang sesuai dengan peran dan karakter yang dimainkan
  • Topeng prembon, yaitu yang menampilkan campuran tokoh seperti dalam kesenian arja/bondress

Tertarik untuk mengkoleksi topeng Bali? Bisa dengan mudah kita jumpai dan kita beli di tempat souvenir di Bali dan beberapa topengnya dapat kita jumpai di titik ruang tunggu Bandara International Ngurah Rai.

Iklan

Layang-layang Bali

Bali, memiliki beribu pesona, dan salah satu pesona yang akan kita jumpai di bulan Juli – Oktober 2017 yaitu banyaknya orang yang menerbangkan layang-layang.

Dalam Bali Art Festival 2017 ini, yang adalah tahun ke-38 diselenggarakannya festival ini. Dan salah satu kegiatan di festival ini adalah Festival Layang-Layang, yang diselenggarakan di Pantai Padanggalak, daerah Sanur.  Beragam jenis layang-layang dapat kita saksikan di beberapa tempat penyelenggaraan festival. Adapun tanggal tersebut yaitu :

  1. Pitik Kite Festival: 1-2 July, Pedungan, Denpasar
  2. Bali Kite Festival: 3-5 July (or 7-9 July), Padanggalak Beach, Sanur
  3. Dangin Peken Dhananjaya Cup Kite Festival: 22-23 July, Mertasari Beach, Sanur
  4. Belega Kite Competition: 18-20 September, Belega, Gianyar
  5. Pelangi Gianyar Kite Competition: 31 July – 2 August (or 8-9 August), Padanggalak Beach, Sanur
  6. Sanur Kite Competition (Sanur Village Festival): 3-6 (or 28-30) August, Mertasari Beach, Sanur
  7. Denpasar Kite Competition: 7-9 August, Padanggalak Beach, Sanur
  8. Biaung Kite Competition: 12-13 (or 14-15) August, Padanggalak Beach, Sanur
  9. Banjar Banjaran Kite Competition: 17 August, Abiansemal, Badung
  10. Klungkung Kite Competition: 17 August, Klungkung
  11. Pelangi Denpasar Kite Competition: 19-20 August, Denpasar
  12. Tanjung Kite Competition: 21-23 (or 26-27) August, Sanur
  13. Pelangi Badung Kite Competition: 2-3 September, Padanggalak Beach, Sanur
  14. Penatih Kite Competition: 4-6 September, Penatih, Denpasar
  15. Pelangi Tabanan Kite Competition: 9-10 (or 18-20) September, Padanggalak Beach, Sanur
  16. Peliatan Kite Competition: 9-10 September, Peliatan, Ubud
  17. Ungasan Kite Competition:  11-13 September, Ungasan, Bukit Peninsula
  18. Namaste Kite Club Kite Competition: 16-17 September, Padanggalak Beach, Sanur
  19. Ganeca Kite Competition: 23-24 September, Tabanan
  20. Bekul Kite Competition: 30 September – 1 October (or 2-4 October), Padanggalak Beach, Sanur
  21. Rockiller Kite Festival: 7-8 October, Padanggalak Beach, Sanur
  22. LPM Kuta Kite Competition: 14-15 October, Kuta
  23. Kukuh Kite Competition: 16-18 October, Marga, Tabanan
  24. Batuyang Kite Competition: 21-22 October, Ubud
  25. Bali International Kite Festival 2017: 23-25 (or 28-29 October), Padanggalak Beach, Sanur

Tertarik untuk melihat keindahan layang-layang di Bali? Segera rencanakan berwisata ke Bali.

Sumber : http://www.bali-indonesia.com/magazine/bali-kites-festival.htm?cid=ch:OTH:001

Wisata Nyepi di Bali

Bersiap menikmati sesuatu yang berbeda di Bali, yaitu wisata Nyepi.

Pada tanggal 28 Maret nanti, seluruh wilayah Bali akan merayakan Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1939. Bertepatan pada hari tersebut, maka seluruh penduduk Bali akan melakukan 4 Amati. (Penjelasan Amati lihat pada berita : https://gyanahotelsblog.wordpress.com/2016/03/). Namun hal menarik jika ingin berwisata di Bali pada tanggal 28 Maret 2017 yaitu :

  1. Jika menggunakan moda transportasi Pesawat, maka pesawat akan terakhir mendarat di Bali pada pukul 11.59 malam pada tanggal 27 Maret 2017. Karena Nyepi akan berlangsung pada pukul 6 Pagi tanggal 28 Maret hingga 6 pagi tanggal 29 Maret.
  2. Kita dapat meninggalkan Bali pada tanggal 29 Maret setelah jam 06.00 pagi
  3. Saat Nyepi tersebut; kita akan berada di Hotel, dan tidak boleh keluar hotel.
  4. Seluruh stasiun TV lokal dan Radio akan tidak memancarkan siarannya
  5. Persiapkan makanan di dalam hotel, karena tidak boleh keluar hotel mencari makanan.
  6. Khusus untuk fasilitas umum, seperti Rumah Sakit, Kantor Polisi, Pemadam Kebakaran, maka diperkenankan beraktifitas seperti biasa.
  7. Saat pukul 6 sore, di dalam kamar hotel, maka kita boleh menyalakan lampu namun seluruh tirai kamar harus tertutup rapat. Demikian pula siang hari, seluruh tirai kamar harus tertutup agar tidak terlihat aktifitas didalam kamar.

Sunggu pengalaman menarik jika kita bisa berwisata Nyepi di Bali. Berminat?

 

20150321_095745