Arti Nama Keluarga di Bali

Kita sering mendengar nama orang di Bali seperti I Made Suardana, I Gede Ardika, dan sebagainya. Namun apakah kita mengetahui arti kata “Gede” dan “Made” tersebut?

Menurut sastra “sastra kanda pat sari“, arti kata tersebut adalah penanda urutan kelahiran seorang anak.

  1. Anak pertama. Disebut “Wayan” artinya tertua. Atau orang Bali bagian utara dan barat biasa disebut “Putu” yang artinya cucu atau “Gede” yang artinya besar. Dan untuk anak perempuan, diberi tambahan “Luh“. Contohnya : I Gede Ardika, I Wayan Bendhi, Ni Luh Suastini, dll
  2. Anak kedua. Disebut “Made” yang diambil dari kata madya atau tengah. Atau beberapa juga menggunakan kata “Kadek” yang adalah serapan dari kata adek; atau juga menggunakan kata “Nengah” yang diambil dari kata tengah.
  3. Anak ketiga. Disebut “Komang” atau “Nyoman” yang menurut pandangan hidup orang Bali kata ini bermakna uman atau akhir; yang berarti sebaiknya keluarga memiliki anak 3 saja.
  4. Anak keempat. Disebut “Ketut” yang diambil dari kata ke-tuut yang berarti mengekor; karena sebenarnya anak ke-4 ini adalah ekor atau akhir dari anak ke-3.

Anak ke-5? Maka akan disebut kembali dengan urutan pertama

Iklan

Online Sister Company

Gyana Hotels & Resorts (GYOR) Management adalah member dari Millennium United Group; perusahaan skala Nasional yang telah berada dalam bisnis di segala sektor di Indonesia lebih dari 30 tahun.

Dan salah satu bisnis online yang sedang berkembang pesat di group Millennium United dan juga menjadi akan menjadi trend center di dunia e-commerce adalah e-commerce Frontroll.com. Dalam web tersebut, kita akan mendapatkan berbagai berita yang terpercaya serta terlengkap, mulai dari berita politik, olahraga, hal menarik sehari-hari, pariwisata hingga keunikan lainnya yang ada baik di Indonesia maupun di mancanegara.

Tunggu update terbaru dengan feature lebih canggih lagi dalam www.frontroll.com.

 

Wisata Nyepi di Bali

Bersiap menikmati sesuatu yang berbeda di Bali, yaitu wisata Nyepi.

Pada tanggal 28 Maret nanti, seluruh wilayah Bali akan merayakan Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1939. Bertepatan pada hari tersebut, maka seluruh penduduk Bali akan melakukan 4 Amati. (Penjelasan Amati lihat pada berita : https://gyanahotelsblog.wordpress.com/2016/03/). Namun hal menarik jika ingin berwisata di Bali pada tanggal 28 Maret 2017 yaitu :

  1. Jika menggunakan moda transportasi Pesawat, maka pesawat akan terakhir mendarat di Bali pada pukul 11.59 malam pada tanggal 27 Maret 2017. Karena Nyepi akan berlangsung pada pukul 6 Pagi tanggal 28 Maret hingga 6 pagi tanggal 29 Maret.
  2. Kita dapat meninggalkan Bali pada tanggal 29 Maret setelah jam 06.00 pagi
  3. Saat Nyepi tersebut; kita akan berada di Hotel, dan tidak boleh keluar hotel.
  4. Seluruh stasiun TV lokal dan Radio akan tidak memancarkan siarannya
  5. Persiapkan makanan di dalam hotel, karena tidak boleh keluar hotel mencari makanan.
  6. Khusus untuk fasilitas umum, seperti Rumah Sakit, Kantor Polisi, Pemadam Kebakaran, maka diperkenankan beraktifitas seperti biasa.
  7. Saat pukul 6 sore, di dalam kamar hotel, maka kita boleh menyalakan lampu namun seluruh tirai kamar harus tertutup rapat. Demikian pula siang hari, seluruh tirai kamar harus tertutup agar tidak terlihat aktifitas didalam kamar.

Sunggu pengalaman menarik jika kita bisa berwisata Nyepi di Bali. Berminat?

 

20150321_095745