Vote Indonesia sebagai World’s Top Dive Destination 2017

Majalah Dive yang berpusat di Inggris sedang mengumpulkan suara terbanyak untuk mendapatkan The Best Diving area di Dunia tahun 2017. Adapun Indonesia adalah salah satu dari kandidat negara tersebut.

Indonesia dengan beragam kekayaan lautnya, sudah sangat sepantasnya memiliki rangking tertinggi untuk Diving, dan saat ini Dunia sangat mengakuinya. Namun voting ini juga akan menambah nilai sempurna dari keragaman diving yang ada di Indonesia.

Mari kita bersama-sama mengikuti voting dengan meng-klik link dibawah ini :

http://divemagazine.co.uk/go/7467-vote-for-top-dive-destinations-2017

 

Iklan

Sertifikasi Internasional GM Hotel

Dunia perhotelan berkembang dengan sangat pesatnya. Hal ini sangat dimungkinkan jika pelaku hotel tersebut saling bersaing dalam hal kualitas kerja.

Persaingan ini dinilai baik dari hasil kerja maupun kualitas pribadinya. Pemerintah melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesional (BNSP) melakukan sertifikasi untuk pelaku hotel tersebut. Namun sertifikasi untuk Top Level, yaitu General Manager (GM) belum ada. Namun walaupun BNSP belum memiliki sertifikasi secara nasional, secara internasional sudah terdapat sertifikasi GM yang dikeluarkan oleh American Hotel & Lodging Educational Institute (AHLEI) – http://www.ahlei.org – yang berpusat di Amerika Serikat. Dan AHLEI ini telah berdiri sejak 1953.

Khusus untuk posisi GM, AHLEI memiliki sertifikasi yaitu Certified Hotel Administrator (CHA), yaitu sertifikasi bergengsi berskala internasional yang menjadi incaran setiap pelaku hotel.

AHLEI telah bekerja sama dengan beberapa negara di dunia, dan salah satunya adalah Indonesia melalui Sekolah Tinggi Pariwisata Bali International (STPBI) dan bekerja sama dengan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) menyelenggarakan sertifikasi batch 1 yang diselenggarakan 2 sd 5 Agustus 2016. Dan GM yang mengikuti salah satunya adalah Dedy I. Santoso, selaku Corporate General Manager Gyana Hotels & Resorts.

whatsapp-image-2016-08-05-at-07-53-36

 

Jalan Tol Khusus Motor di Tol Mandara

2016-08-06-14-34-47
Bali merupakan Propinsi dengan Pariwisata sebagai penghasil pendapatan tertinggi di propinsi tersebut. Namun juga, Bali sangat terkenal hingga dipelosok Negara manapun dengan keindahan pantai, perbukitan serta budayanya.
Seiring perkembangan waktu, peningkatan wisata ke Bali juga akan meningkatkan kepadatan transportasi khususnya tranportasi darat. Dan hal inilah yang mendasari dibuatnya Jalan Tol di Propinsi Bali. Dan Tol tersebut, yaitu TOL MANDARA telah diresmikan oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono tanggal 23 September 2013 beberapa saat beberapa hari sebelum diselenggarakan KTT APEC di Bali pada tanggal 1 – 8 Oktober 2013.
 
Tol Mandara ini menghubungkan antara daerah Sanur (By Pass Ngurah Rai) dengan daerah Bandara International Ngurah Rai dan Jimbaran – Nusa Dua. Sehingga tol ini hanya memiliki 3 pintu masuk dan keluar; yaitu di sekitar Benoa, Ngurah Raid an Nusa Dua. Tol sepanjang 12.7 km ini sangat efektif jika akan menuju ke Bandara karena akan memangkas waktu tempuh yang cukup efektif.
 
Namun ada hal unik dari Tol Mandara ini, karena tol ini adalah satu-satunya tol yang dapat dilalui kendaraan beroda dua (Motor). Sepeda Motor memiliki jalur khusus sehingga tidak bercampur dengan kendaraan beroda 4 atau lebih (Mobil). Dan keunikan lainnya yaitu jalur khusus motor ini berada di bawah jalur mobil sehingga memiliki pemandangan yag tidak kalah menariknya.
 
 Namun perlu diperhatikan, karena Tol Mandara ini membelah dari Benoa ke Ngurah Rai atau Nusa Dua, maka angin yang bertiup disekitarnya cukup kencang dan disarankan untuk menjaga kestabilan pengendara motor dengan baik. Ingin mencobanya? Cukup siapkan Rp. 4.500,- untuk 1x masuk dari Benoa ke Bandara International Ngurah Rai.